Makanan Khas Bawean
Rujak Makanan Khas Pulau Bawean
Makanan khas Pulau Bawean setiap pagi adalah rujak, yaitu percampuran lontong dengan sayur mayur. Dari dulu sampai sekarang, rujak tidak pernah luntur aebagai makanan khas dari Pulau Bawean.Harganya cukup murah antara Rp. 1.000 sampai Rp. 2.000. Mau mencoba, silahkan datang ke Pulau Bawean. (bst)
Macam-macam makanan khas bawean
Menu-menu yang disajikan berupa masakan kampung khas Bawean, namun warung ini juga menyediakan masakan lainnya, seperti chiness food dan masakan Jawa yang umum.
“Kami akan mengobati rasa rindu warga Bawean yang ada di Batam dengan menu-menu khas Bawean, tentunya dengan resep yang istimewa,” ujar Uul, pemilik Warung Bawean ini, yang didampingi suaminya, Iping, Rabu (21/4).
Warung makan Bawean milik pasangan suami istri asal Bengkosobung, Sangkapura, Bawean ini merupakan yang ke dua, sebelumnya warung Bawean Bebekaran milik Tutun – Heri hadir di Seipanas. Namun sayang, pemiliknya kini pindah ke Jakarta dan warungnyapun tutup.
Warung Bawean Bu Uul, menyediakan menu Sapit, paes – paes, Pendeng asat, pendeng koah, Opor, Kellapate, Gherangasem, Kella – kella, Nase’ koah, Nasi kuning, Nasi Benge (pandan), dan Nasi Samin.
Sedangkan menu umumnya antara lain, Nasi campur, Ayam Penyet, Mie goreng, Mie Siram, Mie Kuah, Bihun (goreng, siram, kuah), Kwetio (goreng, siram, kuah), dan Seafood.
Ruko dua lantai ini terletak di Jalan Engku Putri, Batam Centre. Dari pelabuhan fery Batam Centre hanya berjarak duaratus meteran, tepatnya di seberang Sekolah Kalista. Buka dari pagi hingga malam. “Nasi kuah (nase’ koah) merupakan menu sarapan pagi andalan kami, silahkan datang kami akan buka mulai jam enam an,” promosi Uul.
Nase’ koah merupakan menu sarapan yang disajikan dengan daun pisang, nasi yang dikombinasikan dengan ikan tongkol atau benggol yang dimasak gherangasem, lalu dikuahi dengan opor (opornya bisa nangka atau rebung), jika suka pedas tinggal ditambahi sambal terasi yang dibumbui.Rasanya? mmmhhh..dijamin maknyus! penasaran? silahkan coba.
Nase’ koah bagi orang Bawean terutama yang berasal dari Sangkapura, sudah tidak asing lagi. Karena rata-rata orang Sangkapura setiap pagi sarapannya ya nase’ koah atau nasi kuning atau nasi pandan. Bengkosobung merupakan kampung yang paling banyak penjual nase’ koah, salah satunya adalah ibunya Uul.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar